Search

pertanyaan perilkon

1. Agama Islam memerintahkan untuk umatnya memakan makanan yang halal, bagaimana sikap kita ketika berada di negara yang mayoritas beragama non-Islam? sementara di negara tersebut sangat jarang adanya label halal bahkan tidak ada sama sekali?

2. Setiap daerah memiliki budaya dan kebiasaan yang berbeda-beda. Contoh kasus: saya mendatangi suatu daerah yang budaya dan kebiasaannya sangat berbeda jauh dengan saya, namun di tempat tersebut setiap orang harus mematuhi aturan yang ada jika tidak akan dikenakan sanksi tertentu. Sementara budaya saya tidak memperbolehkan seseorang untuk melakukan hal tersebut, sehingga jika saya tidak mengikuti aturan setempat maka saya akan dikucilkan. Perilaku atau sikap seperti apa yang harus saya lakukan ketika berada pada situasi tersebut?

3. Pasar konsumen terdiri dari para pembeli yang berbeda dalam salah satu hal atau lebih. Bagaimana sebagai pemasar atau produsen untuk memproduksi suatu barang yang dapat menjangkau semua kriteria daya beli konsumen agar mendapatkan keuntungan?

Ikhlaskan Dia…………………

 

Aku berharap pada seseorang yang telah pergi

Aku berharap kehadirannya

Aku berharap kebaikannya

Aku berharap perhatiannya

Tapi…..

Sering aku menangis karenanya

Sering aku dikecewakannya

Sering aku merasa disakiti olehnya

Lalu….

Apakah dalam kecewa, dalam tangis dan dalam sakit itu ada kebahagiaan yang aku dapatkan?

Apakah dengan kekecewaan ini, dengan tangis ini, dengan perasaan sakit hati ini, dia menjadi mencintaiku?

Mungkin jawabannya TIDAK

Jadi….

Bukankah ini saat yang tepat bagiku tuk pergi?

Bukankah ini saat yang tepat bagiku tuk menjauh?

Setidaknya aku pergi dari rasa kecewa ini..

Ya ini sangat sulit bagiku…

Tanpa kusadari…

Aku telah hanyut dalam harapan, impian dan angan-angan kosongku sendiri…

Sedikit kata darinya sudah membuatku merasa diperhatikan

Sedikit senyum darinya sudah membuatku berpikir dia peduli

Sedikit kabar darinya sudah membuat aku terlena, tak beranjak…

Ya, semua yang sedikit itu saja sudah membuat aku bahagia…..

Yang sedikit bahkan semu, sudah membuat aku bertahan..

Untuk sesuatu yang KOSONG,

Untuk sesuatu yang bukan apa-apa untuknya,

Dan esok, lusa, nanti ataupun detik yang akan datang

Aku akan kecewa, menangis, dan sakit hati lagi

Ini saatnya aku melangkah

Mendaki di terjal kehidupan dan mengalir bagai sungai

Takkan bertahan untuk harapan yang tak pernah ada

Takkan menunggu hembus angin yang lalu

Aku tak ingin terbangun dalam keadaan remuk

Selagi aku bisa berdiri

Selagi air mataku belum habis

Selagi hatiku belum bernanah

Biarlah sakitnya terasa hari ini

Esok luka itu akan mengering

Biarlah dia menjadi bagian kenanganku

Tapi dia tak lagi menghancurkanku

Bahkan ketika aku pergi

Dia tak pernah menangisiku

Mungkin dia tak menyadarinya

Karena aku bukan yang diharapkannya

Aku bukan yang dipikirkannya

Aku bukanlah apa-apa baginya

Biarlah air mata ini menetes sederasnya

Dan biarlah rasa sakit hati ini menghujam dalam

Tapi untuk yang TERAKHIR kalinya

Tuhan tidak menciptakan satu orang di dunia ini

Di luar masih banyak yang membutuhkanku

Diriku kini hanya untuk mereka yang siap menerima cintaku

Hanya untuk mereka yang lebih menghargai cintaku

Perilaku Konsumen

IKA SUCIATI
Undergarduate Student Majoring in Dept of Biology, Faculty of Mathematics and Science
Bogor Agricultural University

Notes On Consumer Behavior Class IKK 231

Kelompok Cathartica

perilkon

Ririn Riani, Rizky Apriani, Farizul Fadiyah, Ika Suciati, dan Anastasia Noeng (dari kiri ke kanan)

Resume Materi Perilaku Konsumen :

           Perilaku konsumen adalah semua kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan jasa setelah melakukan hal di atas atau kegiatan mengevaluasi. Kepribadian merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen.

           Kepribadian merupakan perbedaan karakteristik dari dalam diri manusia serta responnya terhadap lingkungan. Karakteristik kepribadian yaitu menggambarkan perbedaan individu, menunjukan konsistensi dan berlangsung lama, serta dapat berubah. Teori kepribadian Freud adalah Id yaitu aspek biologis yang telah ada sejak lahir yang mendorong munculnya kebutuhan fisiologis. Superego adalah aspek psikologis manusia untuk tunduk pada norma dan mengendalikan Id. Selain itu ada juga ego yang menjadi Id dan superego. Teori Neo-Freud yaitu kepribadian orang ditentukan oleh dimensi sosial (lingkungan sosial dan motivasi).

            Selain kepribadian faktor yang memengaruhi perilaku konsumen adalah konsep diri. Konsep diri adalah gabungan dari kepribadian dan gaya hidup. Dimensi konsep diri antara lain: aktual , ideal, sosial dan ideal sosial.

 Based on Based on Consumer Behavior Text Book by Ujang Sumarwan

Picture1Picture2

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia Indonesia.

Lecturers of Consumer Behavior Class Semester  Feb – May  2013

ž  Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSC (www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id)

Dr. Ir Lilik Noor Yuliati

ž  Ir. Retnaningsih, MS

ž  Megawati Simanjuntak, SP, MS

Department of Family and Consumer Sciences

College of Human Ecology

Bogor Agricultural University